Jabar  

Ratusan Bangli di Kali Baru Tambun Selatan Sebabkan Banjir

BEKASI – Sepanjang aliran Kali Baru di Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupten Bekasi, banyak berdiri bangunan liar (Bangli).

Menjamurnya Bangli disepanjang aliran irigasi di Desa Mekarsari hingga Tridayasakti itu sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.

Akibat menjamurnya Bangli di atas aliran itu, permukaan Kali Baru mengalami pendangkalan akibat banyaknya sampah hingga lumpur yang mengendap.

Baca Tren Lainnya:  Satpol PP Siap Tertibkan Bangli di PUP
Baca Tren Lainnya:  Masuk Pekan Ketiga Ramadan, Pemdes Tridayasakti Konsisten Gelar Tarling

Terbaru, viral video yang memperlihatkan kondisi jalan di Kali Baru banjir.

Dalam narasi yang beredar, banjir disebabkan oleh banyaknya Bangli diatas Kali Baru dan menyebabkan kurang maksimalnya aliran air.

“Banjir akibat bangunan liar. Abis kali ketutup bangunan,” kata seorang perekam video yang beredar di WhatsApp, Selasa (18/3).

Terlihat dalam video, bangli juga telah menutup aliran Kali Baru Tambun Selatan tersebut.

Baca Tren Lainnya:  Masuk Pekan Ketiga Ramadan, Pemdes Tridayasakti Konsisten Gelar Tarling

Diketahui, Pemerintah Desa Tridayasakti pun telah mengeluarkan surat edaran kepada pemilik Bangli untuk menertibkan Banglinya sendiri belum lama ini.

“Kita sudah keluarkan dan sebarkan surat untuk para pemilik Bangli untuk segera menertibkannya sendiri karena penyebab banjirnya disini adanya ratusan Bangli,” kata Kepala Desa Tridayasakti, Suwardi Wada.

Dia pun berharap agar Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Satpol PP, bisa bekerjasama untuk penertiban Bangli di aliran Kali Baru Tambun Selatan itu.

Sementara, seorang pemotor yang melintas menyebut, adanya Bangli disepanjang Kali Baru tak hanya menyebabkan pendangkalan kali saja, namun juga kerap meimbulkan kemacetan.

“Karena banyak bangunan jualan, kadang-kadang macet karena banyak pedagang, dan pembeli pada sembarangan markir motor nya,” keluh salah seorang pengguna jalan Ilham Setianugrah Selasa (18/3).

Sementara, pantauan dilokasi, disepanjang aliran Kali Baru, terdapat sejumlah titik pendangkalan permukaan air.

Hal itu diyakini akan semakin parah karena lumpur yang mengendap dan sampah tidak bisa dibersihkan karena tertutup bangunan.

“Lama-lama kali nya penuh (sampah) kan susah dibersihinnya karena banyak bangunan diatasnya,” ucap warga, Nemin, dilokasi banjir.

Diharapkan, pemerintah setempat agar bisa melakukan pembersihan Kali Baru dan juga menertibkan bangunan liar (Bangli) disepanjang aliran Kali Baru, di Tambun Selatan, yang kondisinya semakin menjamur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *